Pound sterling menembus level
tertinggi 7 pekan terhadap dolar pada hari Selasa, rebound dari koreksi
penurunan yang terjadi pasca rilis data GDP Inggris. Data pertumbuhan ekonomi
Inggris (GDP) melambat ke 0,3 persen, setengah dari tingkat pertumbuhan
dikuartal sebelumnya dan dibawah proyeksi ekonom 0,5%.
Pelemahan sterling berlangsung
sementara saja karena disesi AS dolar kembali melemah setelah rilis data
consumer confidence AS hasilnya dibawah perkiraan. Rilis data ekonomi AS yang
belakangan mengecewakan membuat investor mengambil posisi jual dolar.
Pergerakan bullish sterling sudah ada
dilevel jenuh, dan waspadai bakal terjadi koreksi penurunan. Pada grafik D1
harga sudah digaris Bolinger Atas dan berpotensi koreksi turun mendekati garis
MA5 dilevel $1.5235. indikator RSI terlihat mulai bengkok kebawah, menunjukan
akan ada koreksi dari level tingginya saat ini.
Author Paulswen / Pin BB 2A6066FB

Tidak ada komentar:
Posting Komentar